Pilihan Situs Crowdfunding Indonesia untuk Diajukan Sumber Dana

Melihat perkembangan perekonomian di Indonesia saat ini, perbandingan antara tenaga kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia sangat berbeda jauh yang membuat banyak orang sulit mendapatkan pekerjaan.

Tingginya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak membuat sebagian dari mereka yang generasi muda mulai mencoba menjadi wirausahawan dengan membuka lapangan kerja baru yang inovatif. Selain didukung oleh kreativitas yang tinggi, pada masa ini terdapat berbagai macam fasilitas dan cara untuk dapat memulai sebuah usaha baru atau start-up. Salah satu fasilitas yang tersedia pada zaman modern ini adalah terdapatnya berbagai pilihan untuk menggalang dana.

Dari berbagai situs tersebut terdapat situs – situs dengan tipe crowdfunding yang dimana Anda dapat menaruh ide mengenai apa yang akan dibuat dengan kreatif yang tinggi. Ide dan konsep tersebut kemudian akan disebarluaskan ke masyarakat umum agar mereka bisa melihatnya dan memberikan sumbangan dana jika ide benar – benar unik dan menarik perhatian mereka.

Bila Anda tertarik untuk menggalang dana melalui situs jenis ini, maka perhatikan dulu sedikit trik dasar yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan ide dan memilih situs crowdfunding Indonesia.

  1. Siapkan Proposal yang Menarik

Walaupun ide atau gagasan yang diajukan cemerlang dan unik, namun tanpa penyampaian yang tepat melalui proposal, maka orang – orang juga tidak akan tertarik untuk mendanainya. Dengan proposal yang menarik, orang – orang akan berusaha melihat visi dan misi dari ide yang Anda ajukan tersebut. Agar semakin menarik perhatian para calon donatur atau investor, tak ada salahnya buat konsep proposal dengan desain yang menarik juga.

  1. Lakukan Monitoring Proposal

Setelah proposal tersebut berada di tangan crowdfounding, maka Anda perlu mengawasi perkembangannya mulai dari tanggapan hingga persetujuan untuk mendanai. Apabila tidak mencapai ekspektasi, mungkin ada kesalahan atau ide kurang menarik. Sebaiknya jangan menunda waktu untuk memperbaiki proposal tersebut, kemudian unggah kembali ke dalam situs crowfunding yang dipilih.

  1. Lakukan Promosi Terhadap Ide

Bila hanya menunggu tanpa melakukan apa – apa terhadap ide yang sudah diajukan ke salah satu situs crowdfunding, maka kemungkinan pendanaan terhadap ide tidak akan berjalan sesuai harapan. Untuk itu, perlunya melakukan promosi dan memberi tahu kepada masyarakat bahwa Anda serius untuk mewujudkan ide tersebut.

Promosi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan media sosial mulai dari facebook, twitter, instagram, youtube.

Pilih Situs Crowdfunding Terpopuler di Indonesia

Bila sudah memahami bagaimana trik dasar yang dibutuhkan untuk menggalang dana melalui situs crowdfunding, langkah berikutnya adalah menentukan situs manakan yang menjadi pilihan Anda. Berikut situs equity crowdfunding Indonesia yang bisa menjadi alternatif untuk menggalang dana, di antaranya adalah Amartha.

Amartha adalah salah satu perusahaan teknologi finansial peer-to-peer lending yang ada di Indonesia. Perusahaan tersebut menyediakan situs web yang menghubungkan pendana dalam melakukan pendanaan usaha mikro dan kecil di Indonesia.

Amartha didirikan oleh Andi Taufan Garuda Putra pada bulan April 2010 sebagai Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dengan badan hukum Koperasi Amartha Indonesia, tujuannya adalah memberi akses keuangan bagi masyarakat pedesaan yang tidak terjangkau oleh bank agar dapat mengembangkan usahanya.

Layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech) PT Amartha Mikro Fintek telah resmi terdaftar di Direktorat Kelembagaan dan Produk IKNB (Industri Keuangan non Bank) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Amartha menyediakan layanan Peer to peer (P2P) Lending dan telah berdiri sejak 2010.