2 Metode Print Kaos DTG untuk Print Kaos Berkualitas

Cara untuk mencetak atau menyablon gambar pada kaos sudah mengalami berbagai inovasi pada metode pengerjaannya. Jika dulu biasa menggunakan print kaos secara manual, maka sekarang ada print kaos DTG yang bisa dipilih untuk digunakan. Bagi yang tidak berkecimpung di dunia penyablonan, pasti akan asing dengan metode ini.

Jika dikerjakan dengan metode DTG, maka hasil yang diberikan akan lebih baik dari penyablonan biasa. Penyablonan kaos dengan proses DTG sendiri memiliki dua metode berbeda. Pertama ada metode tinta putih, dan yang kedua tanpa tinta putih. Dua metode ini akan dijelaskan secara rinci untuk mengetahui perbedaannya. Berikut penjelasannya:

Metode Print dengan Tinta Putih

Penggunaan metode dengan tinta putih biasanya untuk kaos yang memiliki warna hitam dan sejenisnya. Warna putih digunakan untuk menjadi warna pertama pada kaos sebelum ditimpa warna lain yang sesuai dengan gambar. Jadi, hasil gambarnya bisa nampak dengan jelas meskipun warnanya sama dengan warna kaos.

Pada penggunaan tinta putih, ada beberapa karakteristik yang menonjol. Beberapa karakteristik ini bisa dijadikan pembeda dari metode tanpa tinta putih. Bagi yang ingin menerapkan metode tinta putih atau white ink, maka perlu memahami beberapa karakteristik utama di bawah ini. Berikut penjelasannya:

  • Jika menggunakan metode tinta putih, maka hasil akan lebih baik dan terlihat lebih jelas. Baik itu pewarnaan maupun gambarnya.
  • Hasil cetakan akan sesuai dengan pesanan. Meskipun gambarnya memiliki detail yang rumit, tapi hasilnya masih tetap memuaskan.
  • Namun, pada proses pengerjaannya sedikit memakan waktu. Hal ini dikarenakan kaos harus diberi tinta putih baru cetak gambar yang diinginkan. Sehingga waktunya akan lebih lama.

Penyablonan dengan Metode Tanpa Tinta Putih

Metode kedua yang termasuk dalam print kaos DTG adalah metode tanpa tinta putih. Penggunaan non white ink ini biasanya untuk kaos yang memiliki warna dasar cerah. Misal putih, pink, atau warna-warna yang tidak gelap lainnya. Karena warna dasarnya sudah cerah, maka print kaos tidak perlu dilapisi tinta putih terlebih dahulu.

Hampir sama dengan metode tinta putih, metode kali ini juga memiliki beberapa karakteristik yang menonjol. Meski sama-sama memiliki karakteristik tertentu, namun tetap bisa dijadikan pembeda dari metode tinta putih. Simak beberapa karakteristik di bawah ini agar tahu apa saja perbedaannya yang paling menonjol:

  • Proses tanpa tinta putih bisa membuat hasil sablonan menyerap ke kaos dalam waktu yang lebih singkat.
  • Waktu pengerjaan yang dibutuhkan lebih cepat dari metode menggunakan tinta putih.
  • Sayangnya, metode ini belum bisa menghasilkan kualitas sebaik metode dengan tinta putih. Jadi bisa saja hasil cetakan tidak sesuai dengan gambar yang dijadikan acuan pemesanan.

Itulah dua metode print kaos DTG yang bisa digunakan. Dua metode tersebut bisa aplikasikan dengan mudah saat print kaos dengan bantuan mesin. Jika ingin mencetak kaos DTG, sebaiknya pahami dulu dua perbedaan metode di atas. Karena setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang bisa ditonjolkan.